Sabtu, 10 Mei 2014

Hitungan jam sebelum perpisahan kita

aku hanya bisa diam dan mengamatimu yang asik berbicara dengan rekan-rekanmu. saat ini adalah saat dimana hari terakhir kita bertemu, setelah sekian lama kita jarang bertemu dan bertatap muka. seperti biasa kamu hanya tertawa bersama teman-temanmu. dan aku  hanya menyia-nyiakan waktu pertemuan kita.

slama ini aku tak banyak bicara, hanya bisa menerima bahwa kita tak bisa slalu bersama. karna aku memahami jarak yang akan memisahkan kita. sekarang hubungan kita hampir menginjak satu tahun dan aku masih belum mengerti apa nanti ketika hubungan kita benar-benar menginjak satu tahun apa kamu masih bisa seperti dulu. mencintaiku tanpa batas dan slalu ada di sampingku.

mungkin kara menulis ini aku mengingat kembali saat dimana awal perkenalan kita. disaat kamu sedang cinta-cintanya tapi aku sering kali menghempaskan kamu dan membiarkan kamu pergi. tanpa aku memikirkan bagaiana perasaanmu. setiap aku mengingat itu aku tak  mengerti ada perasaan yang begitu mengganjal. aku ingin menangis sekencang dan sekuat mungkin.

aku tidak pernah sesedih ini ketika membuka dan membaca layar handphone.sejujurnya malam ini aku ragu untuk bertemu denganmu. karna aku tak kuasa menahan perihnya rindu yang akan memisahkan kita.

dari wanita yang entah
akan slalu menemani harimu
atau itu semua hanya harapan
semata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar