Minggu, 20 April 2014

aku memilih mundur

aku menyeras setelah semua pengorbananku percuma. aku memilih untuk pergi dan menjauh agar aku tak merasakan sakkit yang begitu menyusut hati.
aku berfikir untuk tidak bertemunya lagi. karna aku mengerti semakin aku bertahan semakin semuanya hancur dan tak ada lagi kepercayaan.
aku tak mengerti mengapa orng yang sudah ku perjuangkan menghinaku begitu dalam. aku memiliki hati yang sangat lemah kenapaa ?
hanya karna masalalu lah kita seperti ini ? sejak awal aku tak pernah mempermasalahkan siapa kamu dan seperti apa masalalumu. 
semuanya aku terima. tanpa pernah aku ungkit semua yang akan membuat hatinya kecewa. perkataan mu membuatku semakin hancurr. 
aku slalu menghargai semua yang kamu lakukan. tapi kamu tak pernah menghargai apa yg telah aku berikan.
aku bagaikan sampah yg di buang. sampah yang begitu busuk dimatamu.aku seperti hewan yang selalu kau siksa . perasaanku sakit dan semakin sakit, aku tau persis bagai mana masalalumu. tapi aku tak pernah membicarakan hal yg akan membuatmu semakin kecewa.
mungkin ini saatnya perjuanganku tak pernah di hargai pengorbananku tak pernah ternilai.
ku mundur. karna kamu menginginkan aku pergi dan meninggalkanmu.
dan kamu menginginkan aku untuk MATI


aku tak mengerti
kenpa harus aku?
apa yg harus aku lakukan.
aku memilih untuk
mundur dan pergi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar